24 Sep

PANDEGLANG. - Lembaga Pers Mahasiswa (LPM)  STISIP-Banten Raya menggelar pelatihan jurnalistik mahasiswa tingkat dasar di aula kampus STISIP-Banten Raya, minggu (23/9)
Pelatihan tersebut di ikuti oleh mahasiswa STISIP-Banten Raya
Ketua panitia pelaksana, Robil Hidayat mengatakan pelatihan jurnalistik ini merupakan ajang untuk meningkatkan soft skill mahasiswa khususnya di bidang jurnalistik " jadi pelatihan ini memberikan pemahaman dan ilmu kepada mahasiswa tentang kerja jurnalistik dari mulai kode etik, sejarah per mahasiswa, teknik penulisan  dan dasar peraturan yang di gunakan jurnalis dalam menjalankan tugasnya" ujarnya
Menurut Robil dalam pelatiha tersebut para panitia penyelenggara telah menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya masing-masing, diantaranya dari Tangsel Pos, dan dari FPPI "alhamdulilah semua narasumber telah hadir di pelatihan tersebut dan para narasumber mengapreasiasi terselenggaranya kegiatan ini kepada pihak panitia khususnya LPM STISIP-Banten Raya "tuturnya
Pada pembukaan Pelatihan Jurnalistik Mahasiswa Tingkat Dasar(PJMTD) dihadiri oleh Ketua STISIP-Banten Raya, Presiden Mahasiswa, seluruh pengurus LPM Dialektika dan perwakilan mahasiswa STISIP-BR
Sementara itu Ketua STISIP-Banten Raya, Dr Siswara M.Si menyambut baik dengan di selenggarakannya pelatihan jurnalistik ini yang dilaksanakan oleh UKM LPM-Dialektika menurut beliau, kegiatan ini sangat bermanfaat karena bisa memberikan pemahaman kepada mahasiswa bahkan pihaknya akan mendukung menyediakan sarana dan prasarana khususnya di LPM-Dialektika " saya ucapkan terima kasih kepada pimpinan utam LPM dan kepada para panitia penyelenggara yang telah menyelenggarakan kegiatan ini, karena kegiatan ini sejalan dengan Renstra STISIP dan untuk mendukung akreditasi institusi  melalui karya dan prestasi mahasiswa"ujarnya
Pimpinan utama LPM-Dialektika pada sambutannya mengatakan, bahwa pelatihan ini realisasi dari program kerja yang ke -2 dari UKM LPM-Dialektika masa bakti 2018-2019 " walaupun LPM ini di bentuk dan hadir di kampus baru 3 bulan tapi alhamdulilah sudah menunjukan eksistensinya di kampus dan kedepannya akan kami galang terus Proker yang belum terealisasi "kata Iin
Masih kata iin Sobirin, tujuan di bentuknya LPM Dialektika ini untuk mewadahi minat bakat mahasiswa khususnya di bidang jurnalistik.(Iin/Dialektika)


15 Agu

PANDEGLANG - Lomba Ekpos Pembangunan Berbasis Online, tingkat kelurahan di lingkup Kecamatan Pandeglang, yang digelar pada Rabu (15/8/2018) kemarin, dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke 73 tahun, yang diikuti oleh Kelurahan Kabayan, Kadomas, Pandeglang dan Babakan Kalang Anyar itu, berjalan dengan sukses.

Lomba Ekpos Pembangunan Berbasis Online, yang mengusung tema "Web Kelurahan Sebagai Sarana Terdepan Guna Meningkatkan Efesiensi Pelayanan Kepada Masyarakat," rupanya cukup mendapat apresiasi positip dari Siswara, salah seorang Akademisi STISIP Banten Raya, yang juga dipercaya sebagai juri penilai pada lomba saat itu.

Menurut Siswara, kegiatan yang dilakukan oleh Kecamatan Pandeglang, dengan mengadakan Lomba Ekpos Pembangunan Berbasis Online ini, adalah sebuah langkah maju dalan sistem tata kelola pemerintahan, serta sebuah kegiatan yang sangat strategis, dalam penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih berbasis online, guna terwujudnya "E-Goverment And Clean Government."

"Ini adalah suatu kegiatan yang sangat strategis, dalam rangka melangkah kedepan, membangun pemerintahan berbasis E-Goverment, atau satu loncatan positif yang harus kita bangun. Karena seiring tuntutan jaman, e-goverment menjadi sebuah keharusan demi terwujudnya good and clean government, dan di Pandeglang saya rasa, Kecamatan Pandeglang sudah memploporinya melalui lomba kali ini," ungkap Siswara, dalam sambutannya.

Dikatakannya juga, Lomba Ekpos Pembangunan Berbasis Online ini, mungkin yang pertama di lakukan oleh instansi pemerintahan, yang ada di Propinsi Banten ini. Dimana diharapkan, kegiatan seperti ini bisa menjadi referensi, atau pengungkit terciptanya sebuah pemerintahan yang baik, sehingga terciptanya akuntabilitas pemerintahan yang transparan pada publik,
guna mewujudkan good governance.

"Daerah yang tata kelola pemerintahannya telah berbasis online, mungkin sudah banyak, dan di Banten sendiri sudah ada beberapa daerah yang tata kelola pemerintahannya berbasis online. Namun untuk menggelar lomba ekpos sendiri, saya rasa Kecamatan Pandeglang bisa dibilang plopornya. Karena memang lomba ini sejatinya, bisa dijadikan referensi bagi daerah lain, yang sedang membangun e-government," tambah Siswara.

Sementara itu, Camat Pandeglang Melly Dyah Rahmahlia, mengaku. Awal dari diadakannya Lomba Ekpos Pembangunan Berbasis Online ini, bertujuan untuk membangun kelurahan-kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Pandeglang, agar lebih aktif lagi memberikan informasi seputar kelurahan, menggunakan media website, terutama terutama tentang segala hal yang berkaitan dengan pelayanan, dan program di kelurahan.

"Tujuan kita sederhana, Kecamatan Pandeglang terbagi pada empat kelurahan, dan program dan pelayanan yang kita berikan pada masyarakat, lokasinya ya di kelurahan-keluragan itu. Jadi, melalui lomba ekpos kita mencoba membangun transparansi publik, dalam rangka mewujudkan e-government, kususnya di lingkup Kecamatan Pandeglang," tegas Melly singkat.

Di infokan, dalam Lomba Ekpos Pembangunan Berbasis Online, tingkat kelurahan di lingkup Kecamatan Pandeglang, yang berlangsung pada Rabu (15/8) kemarin tersebut. Diketahui, Juara Pertama diraih oleh Kelurahan Kabayan, kemudian Juara Dua diraih oleh Kelurahan Pandeglang, Juara Tiga diraih oleh Kelurahan Kadomas, dan Juara Empat disandang oleh Kelurahan Babakan Kalang Anyar. (*)


Halaman 2 dari 24

Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

STISIP BANTEN RAYA

 Jl. Raya Rangkasbitung KM.4 No.3, Kabupaten Pandeglang     (0253) 203 749     stisipbr.043239@gmail.com