Jl. Raya Rangkasbitung KM.4 No.3, Kabupaten Pandeglang     (0253) 203 749     stisipbr.043239@gmail.com

 

Alternative flash content

Requirements

6 Agu

Banten Hits - Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban mengharapkan, lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Banten Raya, mampu menunjukan kualitasnya pada era globalisasi. Sebagai seseorang yang sudah mengenyam pendidikan di perguruan tinggi, kemampuan seorang sarjana harus dimanfaatkan guna kepentingan masyarakat luas.

"Harus mampu berkompetisi, jangan sampai setelah lulus dan dapat gelar sarjana malah jadi pengangguran," kata Tanto, di acara Wisuda X STISIP Banten Raya, kepada Banten Hits, kemarin. Meski sudah lulus, Tanto berpesan agar para wisudawan dan wisudawati untuk terus menimba ilmu. Menurutnya, ilmu tidak hanya didapat melalui lembaga formal saja, melainkan juga lewat lembaga yang sifatnya informal.

"Belajarkan tidak pernah mengenal kata berhenti," pesannya. Sementara itu, Ketua STISIP Banten Raya, Siswara mengakui, minat masyarakat untuk berkiprah ke dunia politik dan pemerintahan terus meningkat. Hal tersebut, tentu merupakan peluang dan tantangan untuk menciptakan SDM yang berkualitas guna mengisi instansi pemerintahan dan swasta. "Sarjana juga dituntut memiliki jiwa enterprenersif agar tidak melulu terbuai dengan mimpi untuk menjadi PNS, akan tetapi bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan sehingga mampu menyerap tenaga kerja," terang Siswara.
Ada 194 mahasiswa STISIP Banten Raya yang melaksankan Wisuda x, diantaranya 151 dari Jurusan Admistrasi Negera (AN) dan 43 dari jurusan Ilmu Pemerintahan (IP).(Nda). http://www.bantenhits.com/


16 Jul

Pandeglang, 16 Juli 2016 – Rapat Dosen Pengampu adalah kegiatan tahunan yang diadakan di STISIP Banten Raya seiring dengan menyambut perkuliahan semester gasal.  Rapat dosen pengampu selain perkenalan juga sebagai menyambung silahturahmi antar dosen pengampu baik dosen lama maupun dosen baru yang mengajar di semester tersebut.

Ketua Yayasan Pendidikan Banten Raya Bapak. Drs, Dahlan H.S, M.Si, Ketua STISIP Banten Raya Bapak. Drs, H. Siswara, M.Si, Kepala Lembaga Pengendalian Mutu Bapak. Sutoto, S.Pd., M.Si,  Ketua Prodi IP Bapak. Jeni Minan, M.Soc.Sc, Jajaran Staff dan Dosen yang lainnya.

Dalam Sambutannya, Bapak Ahmad Rifa’i mengungkapan “Perguruan Tinggi memakai Kurikulum Berbasis Kompetensi, Dosen Harus mampu mengampu mata kuliah Diampunya. Dengan membentuk Silabus, SAP dan Modul Pembelajaran, Dengan Begitu Dosen Mempunyai Gambaran Tentang Kelebihan Mata Kuliah yang diampunya. Sehingga dapat Mentransformasikan Ilmu Mata Kuliah Kemahasiswa dengan baik.”

Disisi lain STISIP Banten Raya mempunyai Keunggulan dalam meningkatkan Mutu Mahasiswa, “disini kita menerapkan Seminar Komprehensif, Seminar Praktik Riset, Seminar Proposal  yang tercatat dalam 1 lembar Kartu, Dan Kartu tersebut menjadi persyaratan Sidang Skripsi. Mahasiswa bisa mengikuti seminar Komprehensif dan mendapatkan 1 buah Buku. Sehingga Mahasiswa dapat buku, Mutunya-pun terkendali.” Kata Pria yang menjabat sebagai kepala LPMI.

“Sekolah tinggi seharusnya lebih unggul dari universitas melalui Perbaikan kualitas dosen. Coba kita lihat, Professor cara mengajar nya Monoton tapi teori unggul. Nah hal itu yang harus diterapkan oleh kita.” Kata Jeni Minan Selaku Ketua Prodi Ilmu Pemerintahan.

Karena dosen merupakan peran penting dalam  mengembangkan pemikiran mahasiswa untuk membuka perspektif global  guna menyiapkan SDM bermental intelektual, tanggung jawab sosial, dan tanggung jawab moral. Maka dari itu, kita melakukan persiapan pemantapan Tahun Akademik Baru Melalui Pembinaan Dosen.


Halaman 10 dari 16

Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

 STISIP BANTEN RAYA