Jl. Raya Rangkasbitung KM.4 No.3, Kabupaten Pandeglang     (0253) 203 749     stisipbr.043239@gmail.com

 

Alternative flash content

Requirements

9 Des

STISIP-BR DUKUNG SIDA BANTEN

PANDEGLANG.- Peluncuran (launching) Roadmap Sistem Inovasi Daerah (SIDa) Provinsi Banten yang digelar pada Kamis (5/12) di Pendopo Gubernur Banten merupakan sebuah terobosan brillian yang dilakukan Pemerintah Provinsi Banten. Selain sebagai wujud dukungan daerah terhadap Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2011 tentang  Master Plan Percepatan & Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) 2011–2025, SIDa juga dapat berkontribusi secara signifikan bagi pencapaian delapan target Millennium Development Goals (MDGs) yang pada dasarnya, penguatan SIDa bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Guna mendukung percepatan pencapaian MDGs, maka inovasi-inovasi yang diunggulkan dalam SIDa adalah yang berpihak pada pertumbuhan ekonomi (pro growth), perluasan kesempatan kerja (pro job), pengentasan kemiskinan (pro poor), dan berwawasan lingkungan (pro environment).

Beranjak dari hal tersebut di atas, Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Banten Raya yang keduanya berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Banten Raya (YPBR)-Pandeglang sangat mendukung Roadmap Sistem Inovasi Daerah (SIDa) Provinsi Banten yang didalamnya terdapat Program Sentra Pengembangan Ternak Domba dan Kambing Terpadu di Kelurahan Juhut, Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang.

“Dukungan kami tersebut telah direalisasikan dalam bentuk Perjanjian Kerjasama antara STISIP Banten Raya dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Banten, Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Pusat Teknologi Produksi Pertanian Deputi Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi  Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi dan Asisten Deputi Jaringan Iptek Pusat dan Daerah Deputi Bidang Jaringan Iptek  Kementerian Riset dan Teknologi Republik Indonesia beberapa waktu lalu pada acara Rakornas Evakuasi SIDa di Jakarta,” Kata Ketua STISIP Banten Raya, H. Siswara.

 

Penguatan dan Pengembangan Iptek

Dijelaskan, ruang lingkup perjanjian kerjasama tersebut mencakup kegiatan penguatan jejaring kelembagaan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang peternakan, pertanian, agribisnis dan agroindustri, penguatan sumber daya ilmu pengetahuan dan teknologi, yang terdiri dari sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta informasi, penguatan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pendayagunaan hasil-hasil penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Saat ini, baik STISIP maupun SMK Banten Raya telah siap melaksanakan beberapa program yang terdapat pada roadmap SIDa Banten khususnya untuk pengembangan sentra agribisnis ternak domba dan kambing terpadu di Kelurahan Juhut. Sebab, selain menjadi bagian dari Tri Darma Perguruan Tinggi dalam hal pengabdian kepada masyarakat, sejak awal juga kami telah komitmen untuk mengembangkan dunia peternakan, khususnya di Kabupaten Pandeglang dengan didirikannya SMK Banten Raya,” tandasnya.

Menurut Siswara yang didampingi Kepala SMK Banten Raya, H. Elan Djaelani, saat ini telah ada sekitar 50 siswa SMK Banten Raya Jurusan Ruminansi. Selain belajar di kelas, SMK Banten Raya juga telah memiliki laboratorium praktek lapangan bagi siswa-siswi di Kampung Kadu Kebo, Kelurahan Juhut. “Mereka dididik untuk menjadi generasi penerus pembangunan sektor peternakan, khususnya di Kabupaten Pandeglang dan umumnya Banten,” tuturnya.

Untuk penyebarluasan informasi iptek serta pendampingan bagi masyarakat tentang program tersebut pun, STISIP Banten Raya telah membentuk Komunitas Jurnalis Kampus serta Relawan Inovasi.***

Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

 STISIP BANTEN RAYA