Jl. Raya Rangkasbitung KM.4 No.3, Kabupaten Pandeglang     (0253) 203 749     stisipbr.043239@gmail.com

 

Alternative flash content

Requirements

18 Sep

PANDEGLANG. - (16/7/2017) Hampir sekitar 200 mahasiswa tahun akademik 2017/2018  baru STISIP Banten  Raya mengikuti Kuliah Umum di Aula kampus STISIP Banten Raya. Kuliah umum yang bertemakan “Otonomi Daerah dan Penguatan Negara Kesatuan Republik Indonesia “, hadir sebagai pembicara dalam acara kuliah umum tersebut adalah DR.h H.Ace Hasan Sadzily M,si yang anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) komisi II dari praksi golkar.

Dalam kesempatan itu DR. Ace Hasan Sadily memaparkan bahwa bingkai Negara kesatuan Republik Indonesia telah di final dan di paparkan dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 selain itu, dia juga memaparkan bahwa  Undang-Undang Dasar 1945 adalah sebagai dasar dan cara pandang dalam melihat proses perubahan bangsa, kemudian ketika Undang-undang Dasar sebagai 1954 di implementasikan dengan penguatan dan di implemtasikan dalam kehidupan sehari-hari oleh setiap warga negara, adanya proses turunan kebijakan implementasi UUD. 1945 adalah sebagai proses pengamalan nilia-nilai kebangsaan dan nilai kerakyatan yang selanjutnya di kejewantahkan untuk penguatan kesejahteraan masyarakat secara berkeadilan, salah satu bentuknya adalah dengan cara melakasanakan otonomi Daerah yang di selenggarakan oleh pemerintah pusat, yang bertujuan memberikan keadilan  pemerataan social, ekonomi kepada daerah.

Selanjutnya dengan adanya otonomi daerah ini memberikan ruang kepada daerah untuk bisa mandiri, dan mengembangkan potensi daearhnya sendiri tanpa di intervensi oleh pemerintahan pusat, dengan asas desentralisasi daerah diberikan kebebasan, untuk mengatur rumah tangganya sendiri, lahirnya otonomi daearah ini tidak terlepas, dari proses panjang sejarah perkembangan daerah di wilayah negara kesatuan Republik Indonesia, kita ketahui bersama bahwa sebelum adanya sistem desentralisasi pemerintahan dengan kekuasaan orde baru memakai sistem sentralisasi dimana dengan sistem sentralisasi ini pemerintahan daerah diataur secara langsung kebijakanya oleh pemerintahan yang berada dipusat sehingga tidak memberikan peluang kepada daerah untuk berkembang dan menimbulkan celah ketimpangan pembagununan dan tidak berkeadilan,selanjutnya dengan proses perubahan sistem pemerintahan dan dengan dikeluarkanya Undang-Undang 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah memastikan bahwa pemerintah telah memberikan kewenangan sepenuhnya kepada daerah,, untuk bisa mandiri dan berkemajuan secara adil dan merata.


11 Sep

PANDEGLANG- Sebanyak 250 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Banten Raya melaksanakan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKBMB) Tahun Ajaran 2017/2018 di laksanakan di halaman kampus, PKKMB berlangsung dua hari, Sabtu-Minggu (9-10/9/2017).

Wakil Kepala (Waka) Bidang Kemahasiswaan STSIIP Banten Raya Defi Nuryadin mengatakan, tujuan PKKMB yang dilaksanakan perguruan tingginya selain sebagai ajang pengenalan lingkungan kampus, juga sebagai upaya meningkatkan kesadaran berbangsa bagi mahasiswa. "Arti pentinya disini, agar para mahasiswa baru ini lebih mencintai lingkungan kampus dan masyarakatnya. selain itu, kesadaran berbangsa, dan Tanah Air ini bisa lebih meningkat. katanya.

Para Mahasiswa bru itu juga diberikan ilmu tentang pengenalan tata kelola perguruan tinggi, sistem pembelajaran, dan berbagai kegiatan ekstrakulikuler. "Beberapa materi ini langsung disampaikan oleh para dosen dan perkenalan kegiatan mahasiswa. Hal ini untuk memberikan gambaran tentang pentingnya pendidikan karakter., nilai intergritas, moral, etika, kejujuran, kepedulian, dan tanggung jawab kedisplinan dalam kehidupan". Katanya.

Defi berharap, para mahasiswa baru STISIP Banten Raya itu ke depan lebih proaktif dalam beradaftasi, membentuk jejaring menjalin keakraban dan persahabatan antar mahasiswa.


Halaman 1 dari 15

Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

 STISIP BANTEN RAYA